Summary: Dalam beberapa tahun terakhir, dengan perkembangan pesat di bidang metalurgi, konstruksi, kimia, dan beberapa industri lainnya, mesin Raymond juga semakin banyak digunakan dalam bidang-bidang tersebut. Mesin Raymond terutama digunakan untuk menggiling bahan mentah menjadi bubuk dengan ukuran yang dibutuhkan....

Beberapa tahun terakhir, seiring dengan perkembangan pesat metalurgi, konstruksi, kimia, dan beberapa industri lainnya, Penggilingan Raymond juga semakin meluas di bidang-bidang tersebut. Mesin giling Raymond terutama digunakan untuk menggiling bahan baku menjadi bubuk dengan ukuran yang diinginkan. Namun dalam proses pengoperasian mesin Raymo

Pengaruh Keraslun Bahan Penggilingan

Kekuatan bahan penggiling sangat berpengaruh besar terhadap kerusakan mesin. Tingkat pengaruhnya terutama ditunjukkan dari rasio kekerasan bahan dan kekerasan bahan penggiling. Dengan perubahan rasio tersebut, mekanisme keausan bahan juga akan berubah.

Pengaruh Bentuk & Ukuran Bahan Penggilingan

Bentuk (ketajaman) bahan penggilingan juga memiliki pengaruh yang jelas terhadap kerusakan badan utama. Dibandingkan dengan pasir sungai, pasir batu kuarsa yang baru dihancurkan memiliki tingkat kerusakan yang lebih serius terhadap bahan. Bentuk berbagai bahan penggilingan sangat sulit diukur dan dibedakan. Secara umum, kita dapat membagi bahan penggilingan menjadi 3 jenis: bentuk tajam, bentuk poligon, dan bentuk bulat-tumpul. Ketika kekerasan tetap, bahan penggilingan berbentuk tajam menyebabkan kerusakan paling serius pada bagian mesin, diikuti oleh bahan penggilingan berbentuk poligon, dan bahan penggilingan berbentuk bulat-tumpul. Ukuran bahan penggilingan juga memiliki pengaruh besar terhadap kerusakan alat. Ketika ukuran bahan penggilingan lebih kecil dari ukuran kritis, kerusakan pada bahan akan meningkat secara tajam seiring dengan peningkatan ukuran bahan penggilingan.

Pengaruh Sifat Mekanik Material

Sifat mekanik bahan yang berpengaruh terhadap kerusakan bahan adalah: modulus elastis, kekerasan makro dan kekerasan permukaan, kekuatan, ductility, dan ketangguhan patah dll. Perlakuan panas tidak akan mengubah modulus elastis baja, tetapi akan sangat meningkatkan ketahanan aus baja. Dan berbagai baja dengan komponen yang berbeda memiliki kekerasan yang sama setelah perlakuan panas, tetapi ketahanan ausnya berbeda.