Summary: Dalam industri konstruksi, terdapat tiga macam pasir: pasir alami, pasir hasil olahan, dan pasir campuran....
Dalam industri konstruksi, terdapat tiga jenis pasir: pasir alam, pasir buatan, dan pasir campuran.
Pasir alam: pasir alam mengacu pada partikel batuan yang terbentuk di bawah pengaruh kondisi alam dengan ukuran partikel kurang dari 5mm. Ini terutama dibagi menjadi pasir sungai, pasir laut, dan pasir gunung.
Pasir buatan (M-Pasir): pasir buatan mengacu pada partikel batuan yang ukuran partikelnya kurang dari 4,75mm setelah penghancuran mekanis. Ini terutama dibagi menjadi pasir granit, pasir kerikil, pasir batu kapur, pasir limbah konstruksi, dan sebagainya.
Pasir campuran: pasir campuran mengacu pada material pasir yang diperoleh dengan mencampur pasir alam dan pasir M-Pasir dalam proporsi tertentu.

Mengapa Pasir Buatan Digunakan?
Dalam beberapa tahun terakhir, terbatas oleh perlindungan lingkungan dan faktor-faktor lain, biaya pasir alami semakin meningkat, dan tidak lagi dapat memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang. Dalam hal ini, pasir buatan telah muncul. Melalui peralatan khusus, pasir dapat diproses menjadi ukuran dan pola yang berbeda sesuai dengan kebutuhan proses yang berbeda, sehingga dapat memenuhi permintaan produksi dengan lebih baik. Saat ini, pasir buatan sedang diproduksi dan digunakan di banyak wilayah di negara ini. Di beberapa daerah, limbah industri, limbah konstruksi, dan batu bekas juga diproses menjadi agregat daur ulang untuk digunakan kembali.



Lini produksi pasir buatan
Lini produksi pasir buatan terdiri dari feeder getar, pemecah rahang, mesin pembuat pasir, ayakan getar, konveyor sabuk, dan peralatan lainnya. Berdasarkan kebutuhan proses yang berbeda, berbagai jenis peralatan digabungkan untuk memenuhi kebutuhan proses pelanggan yang berbeda.
Dibandingkan dengan pasir alami, lini produksi pasir M-sand memiliki keunggulan otomatisasi tinggi, biaya operasional rendah, tingkat penghancuran tinggi, hemat energi, hasil produksi besar, polusi yang sedikit, dan perawatan yang sederhana. Pasir buatan yang dihasilkan oleh lini produksi pasir sesuai dengan standar pasir bangunan nasional, dengan ukuran partikel yang seragam, bentuk partikel yang baik, dan pengayakan yang wajar.




















