Summary: Sebagai bahan dasar konstruksi teknik, agregat pasir biasanya digunakan sebagai batu kerikil, granit, batu kapur, dll. Bahan baku tersebut berbeda, dan...

Sebagai bahan dasar konstruksi teknik, agregat pasir umumnya digunakan sebagai batu kerikil, granit, batu kapur, dll. Bahan bakunya berbeda, dan peralatan pemecahan yang dibutuhkan juga berbeda.
Dalam proses pengolahan, peralatan pengolahan yang tepat harus dipilih sesuai dengan bahan baku yang berbeda.
Pertama-tama, bahan baku dapat dibagi menjadi dua kategori berdasarkan kekerasannya:
Batu keras: kerikil, granit, basal, dll., kekerasan: 150 MPa atau lebih.
Metode pengolahan: Peralatan penghancur biasanya dipilih dari jaw crusher dan cone crusher. Bahan dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan produk jadi, kemudian digunakan oleh crusher dampak (mesin pembuat pasir) untuk pembentukan. Selanjutnya, ayakan getar bantu digunakan untuk penyaringan, dan bahan yang dihancurkan diklasifikasi menjadi agregat jadi dengan berbagai spesifikasi.
Batuan lunak meliputi batu kapur, batu pasir, dan lain-lain, dengan kekerasan di bawah 150 MPa.
Metode pengolahan: Peralatan penghancur dapat menggunakan jaw crusher, cone crusher, penghancur palu berat, atau penghancur impact (penghancur pembuat pasir) sesuai kebutuhan nyata. Catatan penting: Batu kapur sangat bervariasi dalam kekerasan tergantung pada kandungan silikanya. Batu kapur dengan kandungan silika tinggi memerlukan cone crusher untuk penghancuran.
There are many ways to select the sandstone aggregate processing equipment and process design. Specific model selection and process requirements shall be determined based on the hardness, bulk density, mud content, finished product specifications and other characteristics of raw materials. When assigning solutions to customers, we will go to the site to configure the appropriate equipment according to the material conditions, so that you have no worries in the production process.