Summary: Pemblokiran material adalah salah satu kegagalan umum dalam proses penghancuran. Untuk penghancur impact, begitu material tersumbat, peralatan akan dipaksa untuk dimatikan, yang akan mempengaruhi efisiensi seluruh tanaman penghancuran. Jadi, apa penyebab pasti dari pemblokiran penghancur impact? Bagaimana sebaiknya kita menanganinya? Hari ini kami akan menunjukkan alasan dan cara untuk mengatasi situasi ini....

Menyumbatnya bahan merupakan salah satu kegagalan yang umum terjadi dalam proses penghancuran. Untuk crusher dampak, begitu bahan tersumbat, peralatan akan dipaksa untuk dimatikan, yang akan mempengaruhi efisiensi seluruh pabrik penghancuran. Jadi, apa penyebab spesifik dari tersumbatnya crusher dampak? Bagaimana seharusnya kita menangani hal ini? Hari ini kami akan menunjukkan penyebab dan solusi masalah ini.

Penyumbatan yang disebabkan oleh material dengan kelembapan tinggi.

Jika bahan batu memiliki kandungan air yang lebih banyak dengan viskositas tinggi, itu akan mudah menempel pada kedua sisi lubang layar dan pelapis setelah dihancurkan. Ini akan mengisi terlalu banyak ruang di ruang penghancuran, dan menurunkan laju melalui lubang layar, menyebabkan penyumbatan material.

Solution: Kami dapat memanaskan sebelumnya pelat bentur dan lubang masuk bahan (pasang peralatan pengering), atau mengeringkan bahan di bawah sinar matahari untuk mengurangi kadar kelembapannya.

2. Pemberian Makanan Berlebihan

Ketika bahan dimasukkan terlalu banyak dan terlalu cepat ke dalam penghancur dampak, jarum ammeter penghancur dampak akan meningkat. Ketika arus nominal mesin terlampaui, itu akan menyebabkan kelebihan beban. Jadi, bahan tidak dapat dihancurkan dan dikeluarkan, yang menyebabkan tersumbatnya bahan.

Solution: Kita harus memperhatikan sudut defleksi jarum amperemeter selama proses pemberian bahan. Jika terjadi penyumbatan bahan, kita harus segera mengurangi jumlah pemberian bahan agar mesin berjalan normal.

3. Terlalu lambat mengeluarkan

Secara umum, kecepatan pemberian makan dan kecepatan pelepasan terkait satu sama lain. Pemberian makan yang terlalu banyak akan menyebabkan bahan tersumbat, dan kecepatan pelepasan yang terlalu lambat juga akan menyebabkan sejumlah besar bahan mengalami penyumbatan di dalam mesin, yang akan menyebabkan tersumbat.

Solution: Kecepatan pemasukan harus disesuaikan dengan kapasitas pemrosesan dari penghancur dampak. Sesuaikan ukuran lubang pengeluaran tepat waktu agar material yang dihancurkan dapat dikeluarkan dengan lancar. Jika material berubah, ukuran lubang pengeluaran harus diubah sesuai.

4. Material yang Tepat

Jika material terlalu keras, sulit untuk dihancurkan. Selain itu, ukuran material batu melebihi rentang maksimum yang dibatasi oleh pemecah benturan, dan port pembuangan juga bisa tersumbat.

Solution: Kita harus memilih material yang tepat (sesuai dengan pemecah benturan) sebelum penghancuran, memastikan umpan yang benar. Tidak disarankan untuk memasukkan terlalu banyak material ke dalam ruang pemecah. Sementara itu, lonceng listrik dan lampu alarm dapat dipasang di port umpan untuk mengontrol umpan dan menghindari penyumbatan yang disebabkan oleh masukan yang berlebihan.

Kita dapat menggunakan crusher rahang untuk menghancurkan material secara kasar sebelum menggunakan crusher impact, memastikan material memenuhi persyaratan penghancuran sebanyak mungkin untuk menghindari penyumbatan material.

1.jpg

5. Ausnya bagian peralatan

Jika bagian utama dari crusher impak rusak (seperti keausan palu dan pelat tumbukan), hal ini juga akan menyebabkan fenomena tersumbatnya bahan sebagai efek buruk dari proses penghancuran.

Solution: Periksa bagian-bagian dengan hati-hati. Jika ada yang rusak, gantilah bagian yang aus parah tepat waktu untuk memastikan efek penghancuran dari jaw crusher dan mengurangi tersumbatnya bahan.

6. Sabuk V kendur (energi kinetik transmisi tidak mencukupi)

Penghancur bergantung pada sabuk V untuk mentransmisikan tenaga ke sheave untuk mencapai tujuan menghancurkan material. Jika sabuk V kendur, ia tidak akan dapat menggerakkan sheave. Hal ini akan memengaruhi penghancuran material, atau membuat material hasil hancuran tidak dapat dikeluarkan dengan lancar.

Solution: Selama proses penghancuran, kita harus memperhatikan ketegangan sabuk V, dan menyesuaikannya tepat waktu jika tidak tepat.

7. Kerusakan spindle

Seperti yang kita ketahui, spindle adalah bagian kunci dari penghancur benturan. Jika rusak, bagian lain akan terpengaruh pula.

Solution: Operator dan petugas pemeliharaan perlu lebih memperhatikan pemeliharaan spindle, melumasi tepat waktu, dan menyelesaikan masalah dengan cepat agar tidak mengganggu produksi.

2.jpg

8. Operasi yang tidak tepat

Blokir material juga dapat disebabkan oleh operasi yang tidak tepat dari operator, seperti ketidakbiasaan dengan proses atau kesalahan.

Solution: Operator peralatan harus menjalani pelatihan yang ketat sebelum menggunakan pencetak impak. Mereka tidak hanya harus akrab dengan spesifikasi operasional peralatan, tetapi juga memahami proses dari keseluruhan operasi.

9. Desain Lubang Hancur yang Tidak Tepat

Lubang hancur adalah bagian utama dalam proses penggerusan material pada pemecah benturan. Setelah proses selesai, produk jadi akan dikeluarkan dari bagian bawah. Jika desainnya tidak tepat, material akan mudah menyumbat bagian bawah lubang hancur.

Solution: Untuk menghindari berbagai masalah yang disebabkan oleh desain peralatan yang tidak tepat, yang terbaik adalah membeli mesin dari produsen besar yang terjamin.

Akhirnya, ketika penghancur impak tersumbat, jangan melakukan perbaikan secara sembarangan. Pertama, kita harus mencari penyebab masalah, lalu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menyelesaikannya, meminimalkan dampak negatif yang disebabkan oleh penyumbatan. Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami secara online.