Summary: Jaw crusher dan impact crusher adalah peralatan umum yang digunakan di industri agregat. Perbedaan yang paling jelas antara jaw crusher dan impact crusher terletak pada struktur dan prinsip kerjanya....

Jaw crusher dan impact crusher adalah peralatan umum yang digunakan dalam industri agregat. Namun banyak orang mungkin tidak mengenalinya dengan baik, terutama bagi pengguna yang baru memulai di bidang ini.

Kami sering ditanya tentang pertanyaan ini, hari ini kita akan membahas perbedaan antara kedua crusher ini.

Perbedaan yang jelas antara jaw crusher dan impact crusher terletak pada struktur dan prinsip kerjanya.

jaw crusher vs impact crusher

Mode kerja yang pertama adalah ekstrusi lentur, dan bahan dihancurkan di ruang hancur yang terdiri dari rahang bergerak dan rahang tetap. Yang kedua mengadopsi prinsip penghancuran impak. Bahan dihancurkan berulang kali antara rotor (palang pelat) dan pelat penahan.

Banyak orang harus akrab dengan prinsip tersebut. Jadi hari ini kita akan fokus pada analisis perbedaan mereka dalam produksi aktual.

1. Ruang Lingkup Aplikasi yang Berbeda

1) Kekerasan bahan

Jaw crusher dapat menghancurkan bahan dengan kekerasan yang bervariasi, dengan kekuatan tekan antara 300–350 MPa. Dan penghancur dampak cocok untuk menghancurkan bahan yang kerasnya rendah dan rapuh seperti batu kapur. Jika kita menggunakan penghancur dampak untuk memproses batu keras, itu akan menyebabkan kerusakan besar pada bagian yang rentan dan memperpendek umur layanan penghancur.

2) Ukuran bahan

Secara umum, jaw crusher lebih cocok untuk mengolah bahan batu besar, yang ukuran inputnya tidak lebih dari 1 meter (tergantung pada jenis peralatan dan produsen). Jadi, alat ini banyak digunakan di pertambangan dan tambang. Sedangkan stone crusher tipe impact biasanya digunakan untuk menghancurkan bahan batu kecil, dan ukuran inputnya lebih kecil dari jaw crusher.

2. Aplikasi yang Berbeda

Telah diketahui umum bahwa dalam jalur produksi penghancuran, pembuatan pasir, dan pengolahan bijih, jaw crusher digunakan untuk penghancuran kasar sebagai peralatan penghancuran primer (jaw crusher halus dapat digunakan untuk penghancuran sedang atau halus), sedangkan impact crusher biasanya digunakan untuk penghancuran sedang atau halus sebagai peralatan penghancuran sekunder atau tersier.

3. Kapasitas yang Berbeda

Kapasitas jaw crusher lebih besar daripada impact crusher. Secara umum, keluaran dari jaw crusher bisa mencapai 600-800 ton per jam (tergantung pada pabrik pembuat dan model produk), dan keluaran dari impact crusher sekitar 260-450 ton per jam.

4. Kualitas Halus yang Berbeda dari Pembuangan

Sebagai peralatan penghancuran kasar, kualitas halus dari jaw crusher besar, umumnya di bawah 300-350mm (tergantung pada produsen dan model produk). Sebagai peralatan penghancuran sedang atau halus, kualitas pembuangan dari impact crusher lebih kecil.

Tentu saja, perlu dicatat bahwa karena sifat material yang berbeda, pengosongan peralatan yang berbeda mungkin memiliki kesalahan.

5. Partikel yang Berbeda dalam Pengosongan

Bentuk butiran dari produk jadi jaw crusher tidak baik dengan terlalu banyak partikel memanjang dan pipih. Sedangkan produk jadi dari impact crusher memiliki bentuk butiran yang baik, dengan bentuk partikel yang lebih baik daripada cone crusher.

Oleh karena itu, crusher rahang biasanya dikonfigurasikan setelah crusher dampak untuk pembentukan lebih lanjut dalam produksi nyata. Ini juga merupakan kolokasi yang lebih umum.

6. Harga yang Berbeda

Secara umum, harga crusher rahang lebih rendah daripada crusher dampak, sebagai peralatan penghancur tradisional, crusher rahang lebih stabil dalam beberapa aspek seperti kinerja, kualitas, konsumsi daya. Ini dapat memenuhi persyaratan pengguna, jadi jenis peralatan yang hemat biaya ini lebih mudah menarik perhatian pengguna.